Senin, 23 Desember 2013

BAB 8 KONSEP NILAI WAKTU DARI UANG


          Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis, konsep nilai waktu dari uang (time value of money) telah mendapat tempat yang demikian penting. Banyak proses pengambilan keputusan, baik ditingkat perseorangan maupun di tingkat perusahaan yang terkait dengan aspek keuangan, harus menerapkan konsep nilai waktu dari uang untuk memperoleh hasil yang memuaskan.
           Banyak contoh yang menunjukan bahwa penerapan konsep ini telah demikian meluas. Berikut adalah beberapa contoh terapan yang terkait dengan konsep nilai waktu dari uang:
1.    Tabungan
2.    Pinjamanan Bank
3.   Berbagai jenis kredit seperti kredit perumahan, kredit kendaraan bermotor dan kredit barang kosumsi lainnya
4.    Asuransi
5.    Pemilihan alternatif beli atau sewa (leasing)
6.    Penilaian proyek
7.    Penilaian saham, obligasi, dan instrumen – instrumen keuangan lainnya

Dari berbagai contoh terapan yang digambarkan, terlihat bahwa konsep nilai waktu dari uang menempati posisi penting dalam keuangan, baik pola aspek keuangan perseorangan, manajemen keuangan perusahaan, penilaian investasi surat – surat berharga maupun investasi riel seperti pendirian pabrik, pembelian mesin, perluasan usaha dan sebagainya.
Konsep nilai waktu dari uang menyiratkan terjadinya perbedaan nilai uang yang disebabkan oleh adanya perbedaan waktu. Dalam kaitannya dengan konsep nilai waktu dari uang, terdapat suatu ungkapan sederhana yang menyatakan bahwa “satu rupiah yang kita terima saat ini lebih berharga dari satu rupiah yang akan kita terima pada satu tahun yang akan datang.”Perbedaan nilai disini karena adanya konsep opportunity cost (biaya kesepatan). Satu rupiah yang kita terima saat ini dapat kita investasikan (ditabungkan) untuk memperoleh bunga, sehingga nilai uang satu rupiah milik kita saat ini akan bernilai lebih dari satu rupiah pada satu tahun yang akan datang. Konsep ini tidak hanya berlaku bagi arus kas masuk (jumlah uang tunai yang kita terima), tetapi juga berlaku bagi arus kas keluar (jumlah uang tunai yang kita bayarkan).

1.1  Nilai Yang Akan Datang
Nilai yang akan datag menunjukan besarnya nilai uang yang ada saat ini bila diproyeksikan ke masa mendatang. Nilai uang dimasa mendatang bisa berbeda dengan nilai uang di saat ini karena beberapa sebab. Sebagai contoh bila sejumlah uang ditabungkan di bank dengan bunga majemuk, atau sejumlah uang diinvestasikan pada berbagai proyek yang dapat memberikan kompensasi dalam persentase tertentu, maka di waktu yang akan datang nilai nominal uang tersebut tentu naik. Berikut ini beberapa ilustrasi tentang nilai yang akan datang.
     Andaikan seseorang membeli surat berharga senilai $ 1000,- dan memperoleh bunga 10% per tahun. Berapakah yang akan diterimanya pada akhir tahun pertama?
Jawaban:
Po             : Pokok atau jumlah awal pada tahun ke 0 = $ 1000,-
r                : Tingkat diskon = tingkat bunga = 10%
Po*r           : Bunga yang diperoleh
FV r,n        : Nilai pada akhir tahun ke-n dengan tingkat  bunga r %
Maka untuk n     : 1, FVr,n dapat dihitung sebagai berikut
                               FV r,1 = Po + Po*r
                                           = Po + (1+r)
Maka: FV 10%,1= $ 1000 (1+0,1)
                             = $ 1100

1.2  Nilai Sekarang
Pada prinsipnya konsep nilai sekarang adalah kebalikan dari kosep nilai yang akan datang. Konsep ini menyatakan tentang “besarnya nilai saat ini untuk uang yang kita terima atau yang kita bayar dimasa yang akan datang.”
Dalam kaitannya dengan konsep nilai yang akan datang, nilai sekarang dapat dicari dengan formulasi berikut:
FV = Po (1+r)n
Po = FV/(1+r)n

Sebagai contoh, bila nilai uang pada akhir tahun ke satu dengan tingkat bunga 10% adalah 1100, maka nilai sekarang adalah:
Po = 1100/(1+10%)1 = 1000

Periode n disini dapat berlaku untuk satu tahun, dua tahun, tiga tahun dan seterusnya. Perumusan nilai sekarang dapat ditulis:
Po = FV x 1(1+r)n

Dalam hal ini sebagai faktor diskonnya  adalah 1/(1+r)n
Selain dengan cara diatas, nilai sekarang atau  Present Value Interest  Factor (PVIF) dapat diperoleh dengan menggunakan tabel, melalui hubungan:
Po = FV x [PVIF(r,n)]

1.3  Nilai Masa Datang dan Nilai Sekarang
·         Nilai Sekarang (Present Value)
Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan.Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik. Present Value (nilai sekarang) merupakan kebalikan dari compound value (nilai majemuk) adalah besarnya jumlah uang, pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang. Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan.
Perhitungan present value dengan bunga tunggal
Pv = fv / (1+i)n

Dimana pv = nilai sekarang
     Fv = nilai future value
               i   = bunga
              n   = tahun
Perhitungan present value tersebut di atas dapat digunakan pada beberapa model perhitungan investasi seperti menghitung uang hasil investasi atau bisnis yang akan diterima beberapa tahun lagi dengan nilai saat ini, menghitung waktu lamanya investasi ditanamkan pada sebuah bisnis dan lain sebagainya.

·         Nilai Masa Datang

FV = Ko (1 + r)n

Dimana :   FV = Future Value / Nilai Mendatang
       Ko = Arus Kas Awal
       r   = Rate / Tingkat Bunga
     n   = Tahun Ke-n

1.4  Anuitas
Anuitas adalah suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu. Selain itu anuitas juga diartikan sebagai kontrak dimana perusahaan asuransi memberikan pembayaran secara berkala sebagai imbalan premi yang telah anda bayar. Besar kecilnya jumlah pembayaran pada setiap interval tergantung pada jumlah pinjaman, jangka waktu, dan tingkat bunga.Anuitas adalah serangkaian pembayaran dalah jumlah yang tetap untuk suatu jangka waktu tertentu. Bila pembayaran dilakukan pada akhir periode disebut anuitas biasa atau anuitas dengan pembayaran tertunda (different payment annuity). Dalam hal ini, pembayaran yang dilakukan di awal tiap periode disebut anuitas terhutang (annuity due).
·         Anuitas Biasa
Suatu janji untuk pembayaran jumlah tertentu (misalkan $ 1000) pertahun selama 3 tahun disebut sebagai anuitas 3 tahun dan bila tiap pembayaran dilakukan tiap akhir tahun disebut anuitas biasa. Berdasarkan tanggal pembayarannya, anuitas biasa dapat dibagi 3 bagian, yaitu:
1. Ordinary annuity
2. Annuity due
3. Deferred annuity
Misalkan anda menerima anuitas demikian dan menabungkan tiap pemayaran tahunan tersebut di bank yang memberi bunga 4% setahun, berapa uang anda di akhir tahun ke 3?Untuk menjawab permasalahan tersebut kita dapat menempuh langkah berikut:
Pembayaran pertama dimajemukkan selama 2 tahun, pembayaran kedua dimajemukkan selama 1 tahun dan pemayaran ketiga tidak dimajemukkan. Bila nilai masa depan dari tiap pembayaran dijumlahan, totalnya merupakan jumlah enuitas , yaitu $ 3121,60. Jika dinyatakan seacara aljabar, dengan Sn adalah nilai masa depan dari anuitas, PMT (payment) sebagai pembayaran periodik, n sebagai jangka waktu anuitas dan FVIFAr,n sebagai faktor bunga nilai masa depan dari anuitas (Fulture Value Interest Factor For an Annuity = FVIFA), maka rumusnya adalah:

Sn = PMT(1+r)n-1+ PMT(1+2)n-2+....+PMT(1+r)1 + PMT(1+r)0
Sn = PMT [(1+r)n-1 + (1+r)n-2 +....+ (1+r)1 + (1+r)0]
Sn = PMT (FVIFAr,n)

·         Anuitas Terhutang
Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.Bila ke tiga pembayaran sebesar masing – masing $ 1000 dalam contoh diatas dilakukan pada awal tahun, maka keadaan ini disebut anuitas terhutang (annuity due). Untuk lebih jelasnya, marilah perhatikan ilustrasi dari anuitas terhutang berkut:
Persamaan sebelumnya bisa dimodifikasi untuk menghitung anuitas terhutang berikut:
Sn (anuitas terhutang) = PMT(FVIFAr,n)(1+r)

Setiap pembayaran dimajemukkan untuk tambahan satu tahun dan nilainya di hitung dengan cara mengalihkan PMT(FIVFAr,n) dengan (1+r). Bila persamaan tersebut diterapkan pada contoh diatas akan diperoleh hasil berikut:
Sn (anuitas terhutang) = $1000(3,1216)(1,04) = $3246,46
           
Karena pembayaran lebih cepat diterima, maka anuitas terhutang lebih tinggi nilainya dibanding anuitas biasa ($ 3121,60).

·         Nilai Sekarang Anuitas
Nilai Sekarang Anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan. Dengan kata lain, jumlah yang harus anda tabung dengan tingkat bunga tertentu untuk mandapatkan sejumlah dana tertentu secara teratur dalam jangka waktu tertentu.Misalkan anda menerima alternatif penawaran sebagai berkut: anuitas 3 tahun dengan pembayaran $ 1000 pada akhir tahun atas sejumlah uang sekaligus pada saat ini. Karena tidak ada kebutuhan yang mendesak dalam 3 tahun mendatang, uang tersebut anda tabungan di sebuah bank yang memberi bunga 4% setahun. Berapa besarnya jumlah uang tersebut saat ini sehingga sama dengan anutas?
Nilai sekarang dari pembayaran pertama adalah PMT [1/(1+r)], kedua adalah PMT[1/(1+r)]2 dan demikian seterusnya. Nilai sekarang dari anutas n tahun kita sebut An dan faktor bunga nilai sekarang anuitas (Present Value Interest Factor For an Annuity) kita sebut  PVIFAr,n

·         Nilai Sekarang dari Anuitas Terhutang
Setiap pembayaran maju 1 periode, nilai sekarang (PV) akan menjadi lebih tinggi. Untuk menghitung persamaan diatas dimodifikasi menjadi:

An (anuitas terhutang) = PMT (PVIFAr,n)(1+r)

Pada contoh anuitas 3 tahun diatas dengan pembayaran yang dilakukan pada awal tahun, nilai sekarangnya adalah $ 2886,10 (lebih tinggi dibanding anuitas biasa yang $2775,10).
An?
A3 = $ 1000(2,7751)(1,04)
A3 = $ 2775,10 (1,04)
A3 = $ 2886,10

·         Anuitas Abadi
Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akanberlangsung terus menerus.Sebagian besar anuitas terbatas jangka waktunya definitif misalnya 3 tahun atau 5 tahun, tetapi terdapat juga anuitas yang berjalan terus secara infinitif, disebut anuitas abadi (perpetuities). Nilai sekarang dari anuitas abadi adalah:

Nilai sekarang anuitas abadi =  pembayaran/tingkat diskon = PMT/r

·         Nilai sekarang dan seri pembayaran yang tidak rata
Dalam pengertian anuitas tercakup kata jumlah yang tetap, dengan kata lain anuitas adalah arus kas yang sama di setiap periode. Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tidak rata:

Nilai sekarang anuitas abadi = pembayaran/tingkat diskon = PMT/r

Langkah 1:
Cari nilai sekarang dari $ 100 yang akan diterima di tahun 1:
                                         $ 100 (0,9434) = $ 94,34
Langkah 2:
Diketahui bahwa dari tahun 2 sampai tahun 5 akan diterima anuitas sebesar $ 200 setahun. Dicari dahulu nilai anuitas 5 tahun, kemudian kurangi dengan anuitas 1 tahun, sisanya adalah anuitas 4 tahun dengan pembayaran pertama yang diterima setelah tahun ke 2:
PV anuitas =  $ 200 (PVIFA6%,5 tahun) - $ 200(PVIFA6%,1 tahun)
PV anuitas = $ 200 (PVIFA6%, 5 tahun) - PVIFA6%,1 tahun)
PV anuitas = $ 200 (4.2124 – 0,9434)
PV anuitas = $ 653,80

Langkah 3:
Cari nilai sekarang dari $ 1000 yang akan diterima tahun ke 7:
                                         $ 1000 (0,,6651) = 665,10

Langkah 4:
Jumlahkan komponen – komponen yang diperoleh dari langkah 1 hingga langkah 3 tersebut:
     $ 94,34 + $ 653,80 + $ 665,10 = $ 1413,24

·         Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya
Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus kas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus kas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.
Dalam contoh diatas diasumsikan bahwa pengambilan diterima 1 tahun sekali. Misalnya anda menabung disuatu bank yang memberikan suku bunga majemuk tengah tahunan atas dasar suku bunga 6% setahun. Bila anda menabung $ 1000 berapa uang anda 1 tahun? pemajemukan tengah tahunan berarti bunga dihitungkan tiap 6 bulan sekali. Dalam hal ini suku bunga tahunannya dibagi 2, sedangkan periode pemajemukannya jadi lipat 2 karena bungan diperhitungkan 2 kali dalam setahun. Hasil pada akhir periode 6 bulan kedua sebesar $1060,90 bila dibandingkan pemajemukan tahunan $ 1000 (FIVFA6%,1) = $1000(1,06) = $1060, terlihat bahwa pemajemukan tengah tahunan memberikan hasil yang lebih tinggi. Hal ini terjadi karena anda memperoleh bunga atas bunga dalam frekeuensi yang lebih sering.

·         Amortisasi pinjaman
Salah satu penerapan bunga majemuk adalah pinjaman yang harus diangsur dalam jangka waktu tertentu. Sebagai contoh adalah pinjaman komsumtif untuk pembelian rumah , mobil  dan pinjaman untuk usaha lainnya. Pinjaman yang harus diangsur dalam jumlah – jumlah yang sama pada tiap periodenya (bulanan, triwulan dan tahunan) disebut pinjaman yang di amortisasikan.
Misalnya, suatu perusahaan meminjam $ 1000 yang akan diangsur dalam jumlah yang sama setiap tahunnya selama 3 tahun. Kreditur mensyaratkan bunga 6% dari sado yang tersisa setiap saat. Maka, yang mula – mula ditentukan adalah berapa pembayaran tahunannya. Untuk itu dianggap $ 1000 adalah nilai sekarang dari pembayaran sebesar PMT dolar setiap tahunnya selama 3 tahun yang didisko pada tingkat  bunga 6%:
$ 1000 = PV dari anuitas = PMT (PVIFA6%,3tahun)
                             $ 1000 = PMT (2,6730)
                                             PMT = $ 1000/2,6730 = $ 374,11

Referensi:
1.    M. Fuad, Chrisine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000




Tidak ada komentar:

Posting Komentar