Manajemen keuangan
perusahaan adalah aktivitas yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian
perolehan serta pendistribusian aset – aset keuangan perusahaan. Aktivitas yang
dilakukan perusahaan pada umumnya berhubungan dengan penentuan keputusan
investasi jangka panjang, perolehan dana untuk pembiayaan investasi tersebut,
serta pelaksanaan kegiatan operasonal perusahaan.
1.1 Peran dan Tanggung Jawab
Manajer Keuangan
Kesuksesan suatu
perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi
terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan
dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan
mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan
baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara
keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana
dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam
suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting
untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal. Hal ini juga penting untuk menjamin
bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi
kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan
pengelolaan aset-aset secara efisien. Manajer Keuangan memberi sumbangan
terhadap pertumbuhan kekayaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara
menyeluruh.
Manajemen keuangan
merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan
tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana
menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan
dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva
dan memilih sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk
memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar
perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa
berbentuk hutang atau modal sendiri.
Manajemen keuangan
dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. Tugas pokok
manajemen keuangan antara lain:
a. Mengambil
keputusan investasi / pembelanjaan aktif
(investment decision). Menyangkut masalah pemilihan investasi yang
diinginkan dari sekolompokkesempatan yang ada, memilih satu atau lebih
alternatif investasi yang dinilaipaling menguntungkan.
b. Mengambil
keputusan pendanaan / pembelanjaan pasif
(financing decision). Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk
sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih
alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.
c. Mengambil
keputusan dividen (dividend decision). Menyangkut masalah penentuan besarnya
persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para
pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan
pembelian kembali saham-saham.
Dengan
demikian tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai
perusahaan. Kegiatan penting lainnya yang harus dilakukan manajer keuangan
menyangkut empat aspek yaitu :
1. Manajer
keuangan harus bekerjasama dengan para manajer lainnya yang bertanggung jawab
atas perencanaan umum perusahaan.
2. Manajer
kuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan
pembiayaan dan berbagai hal yang berkaitan dengannya.
3. Manajer
keuangan harus bekerjasama dengan para manajer di perusahaan agar perusahaan
dapat beroperasi seefisien mungkin.
4. Manajer
keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, dimana
perusahaan dapat memperoleh dana dan surat berharga perusahaan dapat
diperdagangkan.
Aspek penting lain dari tujuan perusahaan dan tujuan manajemen keuangan adalah pertimbangan terhadap tanggung jawab sosial yang dapat dilihat dari empat segi yaitu:
1. Jika
manajemen keuangan menuju pada memaksimalisasi harga saham, maka diperlukan
manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen.
2. Perusahaan
yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas,
sehingga menghasilkan produk baru, penemuan teknologi baru dan perluasan
lapangan pekerjaan.
3. Faktor-faktor
luar seperti pencemaran lingkungan, jaminan keamanan produk dan keselamatan
kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. Fluktuasi disemua tingkat
kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar
keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar.
4. Kerjasama
antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan
yang mengatur tentang perilaku perusahaan, dan sebaliknya perusahaan mematuhi
peraturan tersebut. Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan nilai
perusahaan dengan pertimbangan teknis.
Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara pemilik perusahaan dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jika perusahaan berjalan lancar, maka nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitas perusahaan. Berdasarkan alasan itulah, maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.
·
Penganggaran Modal
Penganggaran
modal (Capital Budgeting) adalah proses kegiatan yang mencakup seluruh
aktivitas perencanaan penggunaan dana dengan tujuan untuk memperoleh manfaat
(benefit) pada waktu yang akan datang. Penganggaran modal berkaitan dengan
penilaian aktivitas investasi yang diusulkan. Aktivitas suatu investasi ditunjukan
untuk mencapai tujuan yang diharapkan selama periode tertentu di waktu yang
akan datang, yang mempunyai titik awal (kapan investasi dilaksanakan) dan titik
akhir (kapan investasi akan berakhir).
Penganggaran
modal meliputi seluruh periode investasi yang mencakup pengeluaran-pengeluaran
(cost) dan manfaat (benefit) yang dikuantifikasi, sehingga memungkinkan untuk
diadakan penilaian dan membandingkannya dengan alternatif investasi lainnya.
Penganggaran
modal dalam prakteknya dimaksudkan untuk mengadakan analisis investasi dari
beberapa alternatif investasi yang tersedia, untuk kemudian menetapkan atau
memilih investasi yang paling menguntungkan. Ketidaktepatan dalam menetapkan
pilihan investasi akan menimbulkan kerugian-kerugian baik kerugian ril ataupun
kerugian karena kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang lebih
menguntungkan (opportunity cost) yang sebenarnya dapat diwujudkan. Analisis
investasi akan menyeleksi kesempatan-kesempatan investasi yang ada, sehingga
dapat dipilih investasi yang memberikan manfaat terbesar dari setiap rupiah
dana yang diinvestasikan.
Pentingnya
Penganggaran Modal
Terdapatnya
beberapa aspek menyebabkan penganggaran modal mempunyai posisi strategis
didalam perencanaan suatu investasi. Aspek-aspek tersebut diantaranya :
1. Pengaruh
jangka panjang
2. Waktu
tersedianya aktiva modal
3. Pengumpulan
dana
Pengelompokkan
Usulan Investasi
Berdasarkan
manfaat yang dapat dihasilkan oleh investasi maka usulan investasi dapat
dikelompokkan menjadi :
Investasi
yang memberikan manfaat langsung (Direct Benefit). Manfaat langsung investasi
dapat berupa kenaikan nilai output ataupun penurunan biaya produksi.
Investasi
dalam kelompok ini terdiri dari :
1. Investasi
pPenggantian (Replacement)
Untuk mengganti aktiva lama karena
penggunaan, ataupun aktiva yang dirasakan telah tidak sesuai lagi untuk
digunakan karena terdapat aktiva lain yang lebih efisien.
2. Investasi
Perluasan (Ekspantion)
Investasi perluasan dimaksudkan untuk
menambah kemampuan kapasitas yang telah ada guna memenuhi permintaan yang
cenderung meningkat.
3. Menghasilkan
Produk Baru (New Product Aktivities)
Resiko usaha dapat dikurangi secara
relaitf, jika perusahaan yang bersangkutan melakukan diversifikasi dari produk
yang dihasilkan.
Komponen-komponen
Penganggaran Modal
Untuk
menilai manfaat keuangan investasi dimasa yang akan datang, perlu disusun
proyeksi aliran kas, baik yang keluar (Cash out flow) maupun yang masuk (Cash
inflow).
Proyeksi
aliran kas pada intinya meliputi :
1. Jumlah
pengeluaran awal (initialinvesment)
2. Jumlah
dana/kas yang mungkin dihasilkan (terminal cash flow) pada akhir umur
investasi.
3. Manfaat
keuangan netto yang ditimbulkan oleh operasi investasi (operational net cash
flow).
4. Jangka
waktu yang diharapkan selama timbulnya cash flow.
Setiap
investasi mempunyai jangka waktu pengoperasiannya, yang meliputi:
1. Jangka
waktu teknis : yaitu jangka waktu yang diperkirakan, bahwa secara teknis suatu
investasi sudah tidak dapat dioperasikan lagi.
2. Jangka
waktu ekonomis, yaitu jangka waktu yang diperkirakan, bahwa secara ekonomis
suatu investasi masih layak untuk dioperasikan, atau jangka waktu yang
diperkirakan investasi masih dapat menghasilkan manfaat ekonomis.
Umumnya
jangka waktu ekonomis lebih pendek dibandingkan dengan jangka waktu teknisnya..
·
Penggolongan Investasi
Aktiva Tetap dan Pemilihan Alternatif
Tersedia
berbagai car penggolongan investasi aktiva tetap, yaitu:
1. Investasi
Penggantian Umum : Pada umumnya, penggantian invesatasi penggantian umum adalah
yang paling sederhana. Dalam hal ini suatu aktiva yang sudah aus (wear-out)
atau sudah usang (obsolete) harus diganti dengan aktiva baru apabila produksi
ingin tetap dilanjutkan.
2. Investasi
Penambahan Kapasitas : Misalnya usulan penambahan jumlah mesin atau pembukaan
pabrik baru. Investasi ini sering juga bersifat investasi penggantian,
contohnya mesin yang sudah tuadan tidak efisien akan diganti dengan mesin baru
yang lebih besar kapasitasnya dan lebih efisien.
3. Investasi
Penambahan Jenis Produk Baru : Investasi ini mempunyai tingkat kepastian yang
besar karena menyangkut produk baru di samping produk yang telah diproduksi.
4. Investasi lain-lain : Investasi yang termasuk
dalam golongan ini adalah usulan investasi yang tidak termasuk dalam ketiga
golongan di atas, misalnya investasi untuk pemasangan alat pemanas (heater),
alat pendingin (air conditioner), dan lain-lain.
·
Metode Penilaian Investasi
1. Metode
Penilaian Investasi
Pada umumnya ada beberapa
metode yang biasa dipertimbangkan untuk dipakai dalam penilaian investasi.
Metode tersebut antara lain metode average rate of return, payback, net present
value (NPV), internal rate of return (IRR) dan metode profitability index.
2. Arus
Kas Masuk
Arus kas yang masuk dari
penjualan barang dan jasa, pendapatan dividen, pendapatan bunga, dan penerimaan
operasi lainnya.
3. Metode
Average Rate of return
Metode ini mengukur berapa
tingkat keuntungan rata-rata yang diperoleh dari suatu investasi. Angka yang
digunakan adalah laba setelah pajak dibandingkan dengan total atau average
investement. Hasil yang diperoleh dinyatakan dalam persentase. Angka ini kemudian
dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan.Metode ini tidak kami
gunakan karena mengabaikan konsep nilai waktu uang. Konsep laba yang digunakan
adalah konsep akuntansi dan bukan kas, padahal kas adalah hal yang sangat
penting.
Catatan : kas masuk dan
keluar tidak selalu terjadi sesuai dengan pengakuan biaya dan penghasilan.
4. Metode
masa pengembalian investasi
Metode ini mencoba mengukur
seberapa cepat investasi bisa kembali, karenanya dasar yang digunakan adalah
aliran kas, bukan laba. Namun problem utamanya adalah sulitnya menentukan
periode payback maksimum yang disyaratkan, untuk dipergunakan sebagai angka
pembanding. Dalam prakteknya, yang dipergunakan adalah payback umumnya dari
perusahaan-perusahaan yang sejenis.
Kelemahan lain dari metode
ini adalah diabaikannya nilai waktu uang dan diabaikannya aliran kas setelah
periode payback. Akhirnya kelemahan pertama diatasi oleh metode Discounted Cash
Flow. Misalnya proyek A dengan investasi 20 juta, dengan usia ekonomis 6 tahun,
memiliki aliran kas 6.5 juta per tahun. Proyek B dengan investasi 20 juta juga,
usia ekonomis 10 tahun, aliran kas 6 juta per tahun. Tingkat bunga yang
dianggap relevan adalah 10 %. Maka dalam waktu kurang 4 tahun, investasi A akan
kembali, sedangkan B membutuhkan waktu lebih 4 tahun. Namun secara total
investasi B akan memberikan tambahan kas yang lebih banyak (karena usia
ekonomis yang lebih lama). Jadi dengan DCF ini hanya menyelesaikan masalah
diabaikannya niai waktu uang saja, tetapi belum dapat mengatasi masalah diabaikannya
aliran kas setelah periode payback. Namun demikian cara ini tetap populer
digunakan, namun hanya sebagai pelengkap penilaian investasi saja, terutama
untuk perusahaan yang menghadapi problem likuiditas atau kelancaran keuangan
jangka pendek.
5. Metode
net present value
Metode ini menghitung
selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang
penerimaan-penerimaan kas bersih (operasional maupun terminal cash flow) di
masa yang akan datang. Untuk menghitung nilai sekarang itu, harus ditentukan
tingkat bunga yang dianggap relevan.
Ada beberapa konsep
menghitung bunga yang dianggap relevan itu. Pada dasarnya tingkat bunga
tersebut adalah tingkat bunga pada saat keputusan investasi masih terpisah dari
keputusan pembelanjaan ataupun waktu mulai mengaitkan keputusan investasi
dengan keputusan pembelanjaan (keterkaitan ini hanya mempengaruhi tingkat suku
bunga, bukan aliran kas).
6. Metode
Profitability index
Metode ini menghitung
perbandingan antara nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa
datang dengan nilai sekarang investasi. Jika PI lebih besar dari 1, maka
diannggap menguntungkan.
7. Metode
internal rate of return
Dalam metode IRR, dihitung
tingkat suku bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai
sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa mendatang. Jika tingkat bunga
ini lebih besar daripada tingkat bunga relevan (yang dipersyaratkan), maka
investasi dianggap menguntungkan.
1.2 Perencanaan Keuangan
(Financial Planning)
Kunci dari manajemen
keuangan yang efektif adalah pembuatan rencana keuangan. Rencana keuangan
adalah rencana usaha untuk mencapai posisi keuangan, perlu dicermati beberapa
pernyataan berikut:
· Berapa jumlah dana yang
harus dimiliki perusahaan agar dapat menutup kebutuhan jangka pendeknya?
·
Kapan dana tersebut
dibutuhkan?
· Dari mana dana diperoleh
untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjangnya?
Untuk
menjawab semua pertanyaan tersebut, manajer keuangan harus membuat gambaran
yang jelas, mengapa mereka membutuhkan dana disertai dengan perkiraan berapa
biaya dan manfaat yang diperoleh dari sumber dana yang akan dipilih.
·
Mengapa perusahaan
membutuhkan dana?
Setiap
perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam
membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. Manajer harus dapat
membedakan dua jenis pengeluaran:
1. Pengeluaran
Jangka Pendek (Short Term/Operating Expenditures)
Pengeluaran jangka pendek adalah
pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari – hari. Pengeluaran
jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan pada persediaan (baik persediaan
bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi) pengeluaran untuk
pembayaran upah dan gaji karyawan serta biaya operasi lainnya.
2. Pengeluaran
Jangka Panjang (Long Term/Capital Expenditures)
Sebagian tambahan untuk memenuhi
kebutuhan dana bagi pengeuaran operasionalnya, perusahaan juga membutuhkan dana
untuk membiayai pengeluaran aktiva tetap. Aktiva tetap adalah aktiva yang
memiliki nilai dan masa pemakaian panjang. Sebagai contoh aktiva tetap adalah
investasi tanah, gedung dan pembelian mesin – mesin.
·
Pembelanjaan atau Pembiayaan
Perusahaan (Corporate Financing)
Untuk
memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek maupun jangka panjang,
perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal
awal dari pemilik serta kemampuan dalam menghasilkan laba, tetapi juga dana
dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya. Dilihat
dari jangka waktunya, sumber dana dibedakan menjadi sumber dana jangka pendek
dan sumber dana jangka panjang. Sedangkan asal sumber dana dibedakan menjadi
sumber dana internal (dari dalam perusahaan): laba ditahan (retained earning),
saham biasa (commonstock) dan sumber ekternal (dari luar perusahaan).
1. Sumber
Dana Jangka Pendek
Sumber – sumber dana jangka pendek
meliputi:
a. Trade
Credit (Utang Dagang)
Utang dagang disamping dapat
merupakan pengeluaran, dapat pula berfungsi sebagai sumber dana bagi perusahaan
pada saat barang telah dapat diterima tetapi pembayarannya diserahkan
kemuadian. Pemberian kredit dari satu perusahaan ke perusahaan lain merupakan
pinjaman jangka pendek dan sumber dana jangka pendek bagi perusahaan.
b. Pinjaman
Bank Jangka Pendek dengan Jaminan
Bagi banyak perusahaan,
pinjaman bank merupakan sumber dana jangka pendek yang sangat penting. Pinjaman
tersebut hampir selalu menyertakan suatu surat perjanjian utang yang disebut
promissory notes yang menyatakan kesanggupan perusahaan untuk membayar pinjaman
beserta bunga yang telah disepakati. Dalam jenis pinjaman ini bank juga
mensyaratkan adanya jaminan (kolateral) yang memberikan hak kepada bank untuk
menyita jaminan tersebut bilamana pinjaman tidak dapat dilunasi.
Kelemahan mendasar dari
jenis pinjamanan ini adalah biaya dan syarat – syarat administrasi yang
menyertai. Surat utang dan jaminan harus dievaluasi. Utang bank dengan jaminan
ini memberikan manfaat bagi perusahaan yang tidak memiliki akses terhadap
sumber pinjaman tanpa jaminan. Persediaan (inventory), piutang dan aktiva lain
dapat berfungsi sebagai jaminan.
c. Pinjaman
Jangka Pendek Tanpa Jaminan (Unsecered Short Term Loan)
Pinjaman ini merupakan
sumber dana jangka pendek yang penting bagi perusahaan. Dengan jenis pinjaman
ini, perusahaan tidak perlu menyerahkan jaminan kepada bank. Tetap, biasanya
bank mensyaratkan peminjam untuk tetap memiliki saldo dana minimun di bank.
Dalam hal ini perusahaan harus mempertahankan jumlah minimum tertentu dari
pinjaman untuk tetap mengendap di bank. Peminjam tetap harus membayar bunga
untuk dana yang mengendap tersebut, sehingga iaya riel (setelah memperhitungkan
dana yang tertanam ini) dari bunga yang harus dibayar menjad lebih tinggi.
Ada dua jenis pinjaman ini,
yaitu: line of credit (kredit rekening koran) dam revolving line of credit
(kredit rekening koran yang diperpanjang).
d. Letter
of Credit
Letter of credit adalah
janji tertulis dari bank bagi pihak pembeli untuk membayar sejumlah uang kepada
perusahaan yang dituju (penjual) bila sejumlah kondisi telah terpenuhi. Pada
umumnya, letter of credit dipergunakan dalam perdagangan internasional, antara
pembeli yang merupakan importir dengan penjual yang merupakan eksportir.
Menurut jangka waktunya letter of credit dapat dibedakan menjadi dua, yaitu
Sight Letter of Credit dan Term Letter of Credit/Usance Letter of Credit. Sight
L/C mengandung syarat pembayaran berjangka segera pada saat barang diserahkan.
Usance L/C mengandung syarat pembayaran berjangka tertentu setelah barang
diserahkan (30 hari, 60 hari, 90 hari atau 360). Bagi perusahaan pembeli,
pemakaian L/C ini (khususnya Usance L/C ) dapat merupakan sumber dana jangka
pendek.
e. Commercial
Paper
Commercial Paper adalah
surat berharga yang diterbitkan dan dijual oleh perusahaan besar dan terpercaya
untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendeknya. Commercial paper diterbitkan
dengan nilai nominal tertentu untuk jangka waktu tertentu. Surat berharga ini
dijual kepada lembaga keuangan atau perusahaan lain dengan harga yang lebih
rendah dari nilai nominalnya dan pada akhir periode, surat berharga ini dibeli
kembali oleh perusahaan sebesar niali nominalnya. Perbedaan antara harga beli
dan jual kembali dari Commercial Paper merupakan keuntungan yang didapat
pembeli.
f. Factoring
Perusahaan dapat memperoleh
dana dengan cepat melalui factoring, yaitu dengan menjual piutang perusahaan
kepada perusahaan faktor (perusahaan pembeli piutang) yang biasanya adalah
lembaga keuangan. Perusahaan faktor membayar sejumlah persentase tertentu dari
nilai piutang. Besarnya persentase yang ditawarkan tergantung pada kualitas
piutang, biaya penagihan piutang dan tingkat bunga yang berlaku.
2. Sumber
– Sumber Dana Jangka Panjang
Pada umumnya perusahaan membutuhkan dana
jangka panjang untuk membiayai pengeluaran jangka panjangnya, seperti pembelan
aktiva tetap. Agar bisa memulai usahanya, perusahaan harus mengeluarkan dana
untuk bangunan dan peralatan. Pencarian dana jangka panjang ini dapat diperoleh
dari luar perusahaan berupa pembiayaan melalui utang (debt financing) maupun
dari dalam perusahaan dengan pembelanjaan sendiri dari modal (equity
financing).
a. Pembiayaan
Melalui Utang
Pinjaman jangka panjang dari luar (debt
financing) merupakan komponen utama dari perencanaan jangka panjang yang banyak
dilakukan oleh perusahaan. Dua sumber utama dana ini adalah utang jangka
panjang dan penjualan obligasi perusahaan.
§ Utang
Jangka Panjang
Perbedaan utang jangka panjang dan utang
jangka pendek terletak pada jangka waktu pengembalian utang. Waktu pengembalian
utang jangka panjang adalah lebih dari satu tahun. pada umumnya perusahaan
memperoleh utang jangka panjang dari bank. Tetapi, pada negara dengan sistem
keuangan yang telah maju, perusahaan dapat pula memperolehnya dari lembaga
keuangan lain seperti lembaga pembiayaan, perusahaan asuransi maupun dana
pensiun. Karena keterikatan dana yang lebih lama daripada utang jangka pendek,
pada umumnya tingkat bunga yang disyaratkan pun lebih tinggi.
Alternatif
pinjaman jangka panjang lebih disukai daripada obligasi karena pilihan ini
tidak menyarankan adanya keterbukaan informasi keuangan perusahaan kepada
publik. Sedangkan kelemahannya, adanya kebutuhan dana jangka panjang yang besar
menyebabkan sifat terpenuhi oleh lembaga keuangan yang ada (keterbatasan
kemampuan lembaga keuangan untuk memasok dana dalam jumlahh besar)
Tingkat bunga yang dinegosiasikan antara
peminjam dan prime rate, yaitu tingkat bunga bank yang diberlakukan bagi
nasabah besar terpercaya.
§ Obligasi
Perusahaan
Obligasi adalah surat
berharga yang diterbitkan perusahaan, yang menyatakan kesanggupan membayar
sejumlah uang tertentu kepada pemegang surat berharga pada waktu tertentu.
Selama waktu kontrak atau masa berlakunya obligasi, perusahaan penerbit harus
membayar bunga per periode (tahun atau semi tahunan) sesuai dengan tingkat
bunga yang tertera pada obligasi. Jangka waktu kontrak pada umumnya cukup
panjang, misalnya 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun atau bahkan 30 tahun. Termin
dari obligasi ini berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dalam
kaitannya dengan masa berlaku, tingkat bunga, masa jatuh tempo dan jaminan yang
terkait pada obligasi tersebut. Obligasi merupakan pilihan yang tepat bagi
perusahaan yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Dengan menerbitkan
obligasi, perusahaan memiliki akses sumber dana dari banyak pihak ketiga,
termasuk publik. Tetapi, biaya untuk menerbitkan obligasi juga besar disamping
prosedur yang harus dipenuhi cukup rumit. Tingkat bunga yang dibayarkan juga
akan lebih tinggi bagi perusahaan yang kurang populer. Terkait dengan obligasi,
terdapat sistem rating atau peringkat bagi penerbit obligasi yang
nilainyatergantung pada kredibilitas perusahaan bersangkutan. Perusahaan dengan
kredibilitas tinggi akan mendapat peringkat tinggi, sehingga tingkat bunga yang
dibayarkan lebih rendah daripada perusahaan dengan peringkat rendah.
b.
Pembiayaan dengan Modal
Sendiri (Equity Financing)
Pembiayaan
dengan modal sendiri terkait dengam modal pemilik, penggunaan laba ditahan dan
saham biasa dalam rangka memperoleh dana bagi pemenuhan kebutuhan pengeluaran
jangka panjang.
§ Saham
Biasa ( Common Stock)
Saham dalah bukti kepemilikan
suatu perusahaan. Saham biasa adalah surat berharga yang memberikan hak suara
kepada pemilik serta merupakan penerima hak terakhir atas aset perusahaan
setelah pemegang obligasi dan saham preferen. Saham preferen adalah saham yang
menjamin pembayaran deviden tetap kepada pemilik tetap tanpa hak suara.
Pemegang saham preferen merupakan penerima hak yang lebih dahulu atas aset
daripada pemegang saham biasa.
Dividen adalah bagian laba yang
dibagikan kepada paa pemegang saham, baik pemegang saham biasa maupun pemegang
saham preferen. Perusahaan dapat memperoleh dana untuk pengeluaran jangka
panjangnya melalui penerbitan saham biasa. Ketika perusahaan pertama kali
menerbitkan saham biasa pada pasar perdana disebut sebagai Initial Public
Offering (IPO). Prosedur yang harus dilalui untuk dapat melakukan IPO cukup
panjang dan rumit. Perusahaan harus menentukan terlebih dahulu lembaga keuangan
yang akan menjadi penjamin emisi (penerbit) saham ini. Dari negosiasi dengan
penjamin emisi, perusahaan dapat menentukan berapa harga saham yang layak untuk
dipasarkan, serta berapa banyak lembar saham yang harus diterbitkan untuk dapat
memenuhi dana jangka panjang yang dibutuhkan. Untuk menerbitkan saham, harus
dikeluarkan biaya yang cukup besar. Selain itu, setelah menerbitkan saham,
perusahaan harus menyisipkan sebagian laba yang diperoleh tiap periode untuk
keperluan dividen bagi para pemilik saham biasa.
§ Laba
Ditahan
Alternatif lain untuk pembiayaan
modal sendiri adalah laba ditahan, yakni bagian laba yang tidak dibagikan
kepada pemegang saham. Dengan menggunakan laba ditahan berarti perusahaan tidak
perlu meminjam uang dan membayar bunga,
c. Pembiayaan dengan Obligasi
yang dapat Dikonversi (Convertible Bond)
Convertible
bond adalah penerbit obligasi perusahaan yang pengandung pilihan bagi
pemegangnya, sehingga setelah jangka waktu tertentu dan dipenuhinya syarat
tertentu dapan dikonversikan menjadi saham biasa.
§ Kesimpulan
pemilihan alternatif pembiayaan perusahaan:
Prinsip yang penting dalam
pemilihan pembiayaan perusahaan adalah kecocokan (matching) antara sifat
kebutuhan dan jenis pembiayaan. Kebutuhan investasi jangka pendek harus
dipenuhi dengan pembiayaan jangka pendek. Jadi, investasi untuk persediaan
barang, piutang yang sifatnya jangka pendek, sebaiknya dipenuhi oleh utang
dagang, utang bank jangka pendek dan sebagainya. Sedangkan investasi jangka
panjang, harus dipenuhi oleh alternatif pembiayaan jangka panjang seperti utang
bank jangka panjang, obligasi, penerbitan saham, maupun pemakaian laba ditahan.
Ketidakmampuan manajer keuangan untuk mengelola keseimbangan anatar sifat
investasi dan alternatif pembiayaan akan berdampak besar pada kelangsungan
usaha. pilihan terhadap jenis pembiayaan memilki konsekuensi yang menyangkut
biaya, ketertarikan waktu dan pengguna. Pilihan keseimbangan antara pengguna
utang dengan modal sendiri disebut struktur permodalan (capital structure)
perusahaan.
Disinilah peran penting perencanaan keuangan
perusahaan, karena menyangkut aspek pengeluaran/investasi maupun alternatif
pendanaan yang akan digunakan. Dengan perencanaan yang akurat pada kedua sisi
akan dapat dihindari kesalahan dalam mengeloa keduanya.
Referensi:
7. M.
Fuad, Chrisine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia,
Jakarta, 2000
Hello Am Mrs, Morgan debra Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
BalasHapuspada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
$ 12.000 untuk $ 7.000.000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu
membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung
di: morgandebra1986@gmail.com
Tuhan Memberkatimu.
Salam,
Mrs Morgan debra
Email: morgandebra1986@gmail.com
Catatan: Semua balasan harus kirim ke: morgandebra1986@gmail.com
KABAR BAIK!!!
BalasHapusNama saya Mia.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 JUTA) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com dan miss Sety yang saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia dia juga mendapat pinjaman dari Ibu Cynthia baru Anda juga dapat menghubungi dia melalui email nya: arissetymin@gmail.com Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.
Aku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman reliabl yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
BalasHapusAnda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.
Syukur kepada Allah yang maha kuasa untuk memberi saya kesempatan ini untuk berbagi kesaksian saya, saya Mrs. Indriaty Manirjo, yang Anda cari pinjaman? Saya ingin membawa ini ke semua pemberitahuan pinjaman untuk berhati-hati, karena begitu banyak perusahaan pinjaman palsu di internet. Saya telah menjadi korban dari sebuah perusahaan pinjaman palsu 4, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan pinjaman palsu yang saya kemudian mengetahui mereka adalah scam. Pada proses yang saya ditangkap oleh orang-orang yang saya berhutang kepada karena saya tidak bisa bertemu untuk kali saya berjanji untuk membayar dan saya ditangkap. Aku baru saja keluar dari penjara, ketika saya bertemu dengan seorang teman yang intoroduce saya untuk pemberi pinjaman kredit karena dia meyakinkan saya bahwa dia mendapat yang pinjaman dari dia yang MAGRETSPENCERLOANCOMPANY, jadi saya tidak punya pilihan untuk memberikan cobaan karena saya harus bertemu dengan standar hidup dan membayar utang saya dan memulai bisnis baru. Jadi saya mendapat pinjaman saya dari MAGRETSPENCERLOANCOMPANY tanpa stres, itulah alasan saya memutuskan untuk membagikan kesaksian saya kepada orang-orang yang membutuhkan pinjaman, sehingga mereka tidak akan jatuh di tangan pemberi pinjaman kredit palsu. Jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak MAGRETSPENCERLOANCOMPANY. menghubungi mereka melalui email:. magretspencerloancompany@gmail.com,. Anda masih bisa menghubungi saya melalui email saya untuk informasi lebih lanjut tentang indriatymanirjo010@gmail.com. Tuhan membantu Anda dan sangat berhati-hati.
BalasHapus
BalasHapusTuan Nyonya
Terutama di seluruh dunia, Anda perlu pinjaman uang antar individu untuk mengatasi kesulitan keuangan akhirnya memecahkan kebuntuan diprovokasi oleh bank, oleh penolakan file aplikasi pinjaman Anda. Kami adalah jaringan ahli keuangan swasta mampu membuat pinjaman untuk jumlah yang Anda butuhkan dan dengan kondisi yang membuat hidup Anda lebih mudah. Kami dapat membantu Anda dalam bidang berikut:
Keuangan *
* Home Loan
* Investasi Pinjaman
* Auto Pinjaman
* Konsolidasi hutang
* Line of Credit
* Kedua Mortgage
* Akuisisi kreditan
Anda terjebak, Bank dilarang dan Anda tidak mendapatkan manfaat dari bank atau Anda lebih baik memiliki sebuah proyek dan membutuhkan pembiayaan, kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, uang untuk berinvestasi pada bisnis. Sementara kami siap melayani anda untuk aplikasi pinjaman pribadi Anda dari € 500 sampai € 10 juta untuk masing-masing tertentu dapat membayar tingkat bunga 1,5%. Kami berada dalam posisi untuk memenuhi peminjam kami dalam waktu 12 jam sejak diterimanya permohonan mereka.
Silahkan hubungi kami untuk lebih jelasnya;
dangotegrouploandepartment@gmail.com