Senin, 23 Desember 2013

BAB 9 MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN


Manajemen keuangan perusahaan adalah aktivitas yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian perolehan serta pendistribusian aset – aset keuangan perusahaan. Aktivitas yang dilakukan perusahaan pada umumnya berhubungan dengan penentuan keputusan investasi jangka panjang, perolehan dana untuk pembiayaan investasi tersebut, serta pelaksanaan kegiatan operasonal perusahaan.

1.1  Peran dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan

Kesuksesan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan Manajer Keuangan untuk beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan dana perusahaan sehingga kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi, investasi dalam aset-aset perusahaan dan kemampuan mengelolanya secara bijaksana. Apabila perusahaannya dapat dikembangkan dengan baik oleh Manajer Keuangan, maka pada gilirannya kondisi perekonomian secara keseluruhan juga menjadi lebih baik. Seandainya secara lebih luas dana-dana dialokasikan secara tidak tepat, maka pertumbuhan ekonomi akan menjadi lambat. Dalam suatu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya adalah sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi secara optimal. Hal ini juga penting untuk menjamin bahwa individu-individu dapat mencapai kepuasan tertinggi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka. Jadi, melalui investasi, pembelanjaan dan pengelolaan aset-aset secara efisien. Manajer Keuangan memberi sumbangan terhadap pertumbuhan kekayaan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.
Manajemen keuangan merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.
Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. Tugas pokok manajemen keuangan antara lain:
a.  Mengambil keputusan investasi / pembelanjaan aktif  (investment decision). Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompokkesempatan yang ada, memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilaipaling menguntungkan.
b.  Mengambil keputusan pendanaan / pembelanjaan pasif  (financing decision). Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi, memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah.
c.    Mengambil keputusan dividen (dividend decision). Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, stabilitas pembayaran dividen, pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham.
Dengan demikian tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Kegiatan penting lainnya yang harus dilakukan manajer keuangan menyangkut empat aspek yaitu :
1.   Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer lainnya yang bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan.
2.   Manajer kuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan pembiayaan dan berbagai hal yang berkaitan dengannya.
3.    Manajer keuangan harus bekerjasama dengan para manajer di perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin.
4.   Manajer keuangan harus mampu menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, dimana perusahaan dapat memperoleh dana dan surat berharga perusahaan dapat diperdagangkan.

Aspek penting lain dari tujuan perusahaan dan tujuan manajemen keuangan adalah pertimbangan terhadap tanggung jawab sosial yang dapat dilihat dari empat segi yaitu:
1.   Jika manajemen keuangan menuju pada memaksimalisasi harga saham, maka diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen.
2.    Perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas, sehingga menghasilkan produk baru, penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan.
3.  Faktor-faktor luar seperti pencemaran lingkungan, jaminan keamanan produk dan keselamatan kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. Fluktuasi disemua tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar.
4.    Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan yang mengatur tentang perilaku perusahaan, dan sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut. Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan nilai perusahaan dengan pertimbangan teknis.

Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara pemilik perusahaan dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jika perusahaan berjalan lancar, maka nilai saham perusahaan akan meningkat, sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitas perusahaan. Berdasarkan alasan itulah, maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan, atau memaksimalisasikan harga saham. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi.

·         Penganggaran Modal
Penganggaran modal (Capital Budgeting) adalah proses kegiatan yang mencakup seluruh aktivitas perencanaan penggunaan dana dengan tujuan untuk memperoleh manfaat (benefit) pada waktu yang akan datang. Penganggaran modal berkaitan dengan penilaian aktivitas investasi yang diusulkan. Aktivitas suatu investasi ditunjukan untuk mencapai tujuan yang diharapkan selama periode tertentu di waktu yang akan datang, yang mempunyai titik awal (kapan investasi dilaksanakan) dan titik akhir (kapan investasi akan berakhir).
Penganggaran modal meliputi seluruh periode investasi yang mencakup pengeluaran-pengeluaran (cost) dan manfaat (benefit) yang dikuantifikasi, sehingga memungkinkan untuk diadakan penilaian dan membandingkannya dengan alternatif investasi lainnya.
Penganggaran modal dalam prakteknya dimaksudkan untuk mengadakan analisis investasi dari beberapa alternatif investasi yang tersedia, untuk kemudian menetapkan atau memilih investasi yang paling menguntungkan. Ketidaktepatan dalam menetapkan pilihan investasi akan menimbulkan kerugian-kerugian baik kerugian ril ataupun kerugian karena kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang lebih menguntungkan (opportunity cost) yang sebenarnya dapat diwujudkan. Analisis investasi akan menyeleksi kesempatan-kesempatan investasi yang ada, sehingga dapat dipilih investasi yang memberikan manfaat terbesar dari setiap rupiah dana yang diinvestasikan.

Pentingnya Penganggaran Modal

Terdapatnya beberapa aspek menyebabkan penganggaran modal mempunyai posisi strategis didalam perencanaan suatu investasi. Aspek-aspek tersebut diantaranya :
1.    Pengaruh jangka panjang
2.    Waktu tersedianya aktiva modal
3.    Pengumpulan dana

Pengelompokkan Usulan Investasi
Berdasarkan manfaat yang dapat dihasilkan oleh investasi maka usulan investasi dapat dikelompokkan menjadi :
Investasi yang memberikan manfaat langsung (Direct Benefit). Manfaat langsung investasi dapat berupa kenaikan nilai output ataupun penurunan biaya produksi.
Investasi dalam kelompok ini terdiri dari :
1.    Investasi pPenggantian (Replacement)
Untuk mengganti aktiva lama karena penggunaan, ataupun aktiva yang dirasakan telah tidak sesuai lagi untuk digunakan karena terdapat aktiva lain yang lebih efisien.
2.    Investasi Perluasan (Ekspantion)
Investasi perluasan dimaksudkan untuk menambah kemampuan kapasitas yang telah ada guna memenuhi permintaan yang cenderung meningkat.
3.    Menghasilkan Produk Baru (New Product Aktivities)
Resiko usaha dapat dikurangi secara relaitf, jika perusahaan yang bersangkutan melakukan diversifikasi dari produk yang dihasilkan.

Komponen-komponen Penganggaran Modal
Untuk menilai manfaat keuangan investasi dimasa yang akan datang, perlu disusun proyeksi aliran kas, baik yang keluar (Cash out flow) maupun yang masuk (Cash inflow).
Proyeksi aliran kas pada intinya meliputi :
1.    Jumlah pengeluaran awal (initialinvesment)
2.  Jumlah dana/kas yang mungkin dihasilkan (terminal cash flow) pada akhir umur investasi.
3.   Manfaat keuangan netto yang ditimbulkan oleh operasi investasi (operational net cash flow).
4.    Jangka waktu yang diharapkan selama timbulnya cash flow.

Setiap investasi mempunyai jangka waktu pengoperasiannya, yang meliputi:
1.   Jangka waktu teknis : yaitu jangka waktu yang diperkirakan, bahwa secara teknis suatu investasi sudah tidak dapat dioperasikan lagi.
2.    Jangka waktu ekonomis, yaitu jangka waktu yang diperkirakan, bahwa secara ekonomis suatu investasi masih layak untuk dioperasikan, atau jangka waktu yang diperkirakan investasi masih dapat menghasilkan manfaat ekonomis.

Umumnya jangka waktu ekonomis lebih pendek dibandingkan dengan jangka waktu teknisnya..

·         Penggolongan Investasi Aktiva Tetap dan Pemilihan Alternatif

Tersedia berbagai car penggolongan investasi aktiva tetap, yaitu:
1.    Investasi Penggantian Umum : Pada umumnya, penggantian invesatasi penggantian umum adalah yang paling sederhana. Dalam hal ini suatu aktiva yang sudah aus (wear-out) atau sudah usang (obsolete) harus diganti dengan aktiva baru apabila produksi ingin tetap dilanjutkan.
2.    Investasi Penambahan Kapasitas : Misalnya usulan penambahan jumlah mesin atau pembukaan pabrik baru. Investasi ini sering juga bersifat investasi penggantian, contohnya mesin yang sudah tuadan tidak efisien akan diganti dengan mesin baru yang lebih besar kapasitasnya dan lebih efisien.
3.    Investasi Penambahan Jenis Produk Baru : Investasi ini mempunyai tingkat kepastian yang besar karena menyangkut produk baru di samping produk yang telah diproduksi.
4.     Investasi lain-lain : Investasi yang termasuk dalam golongan ini adalah usulan investasi yang tidak termasuk dalam ketiga golongan di atas, misalnya investasi untuk pemasangan alat pemanas (heater), alat pendingin (air conditioner), dan lain-lain.

·         Metode Penilaian Investasi

1.    Metode Penilaian Investasi
Pada umumnya ada beberapa metode yang biasa dipertimbangkan untuk dipakai dalam penilaian investasi. Metode tersebut antara lain metode average rate of return, payback, net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan metode profitability index.
2.    Arus Kas Masuk
Arus kas yang masuk dari penjualan barang dan jasa, pendapatan dividen, pendapatan bunga, dan penerimaan operasi lainnya.

3.    Metode Average Rate of return
Metode ini mengukur berapa tingkat keuntungan rata-rata yang diperoleh dari suatu investasi. Angka yang digunakan adalah laba setelah pajak dibandingkan dengan total atau average investement. Hasil yang diperoleh dinyatakan dalam persentase. Angka ini kemudian dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan.Metode ini tidak kami gunakan karena mengabaikan konsep nilai waktu uang. Konsep laba yang digunakan adalah konsep akuntansi dan bukan kas, padahal kas adalah hal yang sangat penting.
Catatan : kas masuk dan keluar tidak selalu terjadi sesuai dengan pengakuan biaya dan penghasilan.

4.    Metode masa pengembalian investasi
Metode ini mencoba mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, karenanya dasar yang digunakan adalah aliran kas, bukan laba. Namun problem utamanya adalah sulitnya menentukan periode payback maksimum yang disyaratkan, untuk dipergunakan sebagai angka pembanding. Dalam prakteknya, yang dipergunakan adalah payback umumnya dari perusahaan-perusahaan yang sejenis.
Kelemahan lain dari metode ini adalah diabaikannya nilai waktu uang dan diabaikannya aliran kas setelah periode payback. Akhirnya kelemahan pertama diatasi oleh metode Discounted Cash Flow. Misalnya proyek A dengan investasi 20 juta, dengan usia ekonomis 6 tahun, memiliki aliran kas 6.5 juta per tahun. Proyek B dengan investasi 20 juta juga, usia ekonomis 10 tahun, aliran kas 6 juta per tahun. Tingkat bunga yang dianggap relevan adalah 10 %. Maka dalam waktu kurang 4 tahun, investasi A akan kembali, sedangkan B membutuhkan waktu lebih 4 tahun. Namun secara total investasi B akan memberikan tambahan kas yang lebih banyak (karena usia ekonomis yang lebih lama). Jadi dengan DCF ini hanya menyelesaikan masalah diabaikannya niai waktu uang saja, tetapi belum dapat mengatasi masalah diabaikannya aliran kas setelah periode payback. Namun demikian cara ini tetap populer digunakan, namun hanya sebagai pelengkap penilaian investasi saja, terutama untuk perusahaan yang menghadapi problem likuiditas atau kelancaran keuangan jangka pendek.

5.    Metode net present value
Metode ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih (operasional maupun terminal cash flow) di masa yang akan datang. Untuk menghitung nilai sekarang itu, harus ditentukan tingkat bunga yang dianggap relevan.
Ada beberapa konsep menghitung bunga yang dianggap relevan itu. Pada dasarnya tingkat bunga tersebut adalah tingkat bunga pada saat keputusan investasi masih terpisah dari keputusan pembelanjaan ataupun waktu mulai mengaitkan keputusan investasi dengan keputusan pembelanjaan (keterkaitan ini hanya mempengaruhi tingkat suku bunga, bukan aliran kas).

6.    Metode Profitability index
Metode ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai sekarang investasi. Jika PI lebih besar dari 1, maka diannggap menguntungkan.

7.    Metode internal rate of return
Dalam metode IRR, dihitung tingkat suku bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa mendatang. Jika tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat bunga relevan (yang dipersyaratkan), maka investasi dianggap menguntungkan.

1.2  Perencanaan Keuangan (Financial Planning)
Kunci dari manajemen keuangan yang efektif adalah pembuatan rencana keuangan. Rencana keuangan adalah rencana usaha untuk mencapai posisi keuangan, perlu dicermati beberapa pernyataan berikut:

·     Berapa jumlah dana yang harus dimiliki perusahaan agar dapat menutup kebutuhan jangka pendeknya?
·         Kapan dana tersebut dibutuhkan?
·    Dari mana dana diperoleh untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjangnya?

Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, manajer keuangan harus membuat gambaran yang jelas, mengapa mereka membutuhkan dana disertai dengan perkiraan berapa biaya dan manfaat yang diperoleh dari sumber dana yang akan dipilih.

·         Mengapa perusahaan membutuhkan dana?
Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran:
1.    Pengeluaran Jangka Pendek (Short Term/Operating Expenditures)
Pengeluaran jangka pendek adalah pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari – hari. Pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan pada persediaan (baik persediaan bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi) pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan serta biaya operasi lainnya.
2.    Pengeluaran Jangka Panjang (Long Term/Capital Expenditures)
Sebagian tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeuaran operasionalnya, perusahaan juga membutuhkan dana untuk membiayai pengeluaran aktiva tetap. Aktiva tetap adalah aktiva yang memiliki nilai dan masa pemakaian panjang. Sebagai contoh aktiva tetap adalah investasi tanah, gedung dan pembelian mesin – mesin.

·         Pembelanjaan atau Pembiayaan Perusahaan (Corporate Financing)
Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek maupun jangka panjang, perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal awal dari pemilik serta kemampuan dalam menghasilkan laba, tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya. Dilihat dari jangka waktunya, sumber dana dibedakan menjadi sumber dana jangka pendek dan sumber dana jangka panjang. Sedangkan asal sumber dana dibedakan menjadi sumber dana internal (dari dalam perusahaan): laba ditahan (retained earning), saham biasa (commonstock) dan sumber ekternal (dari luar perusahaan).
1.    Sumber Dana Jangka Pendek
Sumber – sumber dana jangka pendek meliputi:
a.    Trade Credit (Utang Dagang)
Utang dagang disamping dapat merupakan pengeluaran, dapat pula berfungsi sebagai sumber dana bagi perusahaan pada saat barang telah dapat diterima tetapi pembayarannya diserahkan kemuadian. Pemberian kredit dari satu perusahaan ke perusahaan lain merupakan pinjaman jangka pendek dan sumber dana jangka pendek bagi perusahaan.
b.    Pinjaman Bank Jangka Pendek dengan Jaminan
Bagi banyak perusahaan, pinjaman bank merupakan sumber dana jangka pendek yang sangat penting. Pinjaman tersebut hampir selalu menyertakan suatu surat perjanjian utang yang disebut promissory notes yang menyatakan kesanggupan perusahaan untuk membayar pinjaman beserta bunga yang telah disepakati. Dalam jenis pinjaman ini bank juga mensyaratkan adanya jaminan (kolateral) yang memberikan hak kepada bank untuk menyita jaminan tersebut bilamana pinjaman tidak dapat dilunasi.
Kelemahan mendasar dari jenis pinjamanan ini adalah biaya dan syarat – syarat administrasi yang menyertai. Surat utang dan jaminan harus dievaluasi. Utang bank dengan jaminan ini memberikan manfaat bagi perusahaan yang tidak memiliki akses terhadap sumber pinjaman tanpa jaminan. Persediaan (inventory), piutang dan aktiva lain dapat berfungsi sebagai jaminan.
c.    Pinjaman Jangka Pendek Tanpa Jaminan (Unsecered Short Term Loan)
Pinjaman ini merupakan sumber dana jangka pendek yang penting bagi perusahaan. Dengan jenis pinjaman ini, perusahaan tidak perlu menyerahkan jaminan kepada bank. Tetap, biasanya bank mensyaratkan peminjam untuk tetap memiliki saldo dana minimun di bank. Dalam hal ini perusahaan harus mempertahankan jumlah minimum tertentu dari pinjaman untuk tetap mengendap di bank. Peminjam tetap harus membayar bunga untuk dana yang mengendap tersebut, sehingga iaya riel (setelah memperhitungkan dana yang tertanam ini) dari bunga yang harus dibayar menjad lebih tinggi.
Ada dua jenis pinjaman ini, yaitu: line of credit (kredit rekening koran) dam revolving line of credit (kredit rekening koran yang diperpanjang).
d.    Letter of Credit
Letter of credit adalah janji tertulis dari bank bagi pihak pembeli untuk membayar sejumlah uang kepada perusahaan yang dituju (penjual) bila sejumlah kondisi telah terpenuhi. Pada umumnya, letter of credit dipergunakan dalam perdagangan internasional, antara pembeli yang merupakan importir dengan penjual yang merupakan eksportir. Menurut jangka waktunya letter of credit dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Sight Letter of Credit dan Term Letter of Credit/Usance Letter of Credit. Sight L/C mengandung syarat pembayaran berjangka segera pada saat barang diserahkan. Usance L/C mengandung syarat pembayaran berjangka tertentu setelah barang diserahkan (30 hari, 60 hari, 90 hari atau 360). Bagi perusahaan pembeli, pemakaian L/C ini (khususnya Usance L/C ) dapat merupakan sumber dana jangka pendek.
e.    Commercial Paper
Commercial Paper adalah surat berharga yang diterbitkan dan dijual oleh perusahaan besar dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendeknya. Commercial paper diterbitkan dengan nilai nominal tertentu untuk jangka waktu tertentu. Surat berharga ini dijual kepada lembaga keuangan atau perusahaan lain dengan harga yang lebih rendah dari nilai nominalnya dan pada akhir periode, surat berharga ini dibeli kembali oleh perusahaan sebesar niali nominalnya. Perbedaan antara harga beli dan jual kembali dari Commercial Paper merupakan keuntungan yang didapat pembeli.
f.     Factoring
Perusahaan dapat memperoleh dana dengan cepat melalui factoring, yaitu dengan menjual piutang perusahaan kepada perusahaan faktor (perusahaan pembeli piutang) yang biasanya adalah lembaga keuangan. Perusahaan faktor membayar sejumlah persentase tertentu dari nilai piutang. Besarnya persentase yang ditawarkan tergantung pada kualitas piutang, biaya penagihan piutang dan tingkat bunga yang berlaku.

2.    Sumber – Sumber Dana Jangka Panjang
Pada umumnya perusahaan membutuhkan dana jangka panjang untuk membiayai pengeluaran jangka panjangnya, seperti pembelan aktiva tetap. Agar bisa memulai usahanya, perusahaan harus mengeluarkan dana untuk bangunan dan peralatan. Pencarian dana jangka panjang ini dapat diperoleh dari luar perusahaan berupa pembiayaan melalui utang (debt financing) maupun dari dalam perusahaan dengan pembelanjaan sendiri dari modal (equity financing).
a.    Pembiayaan Melalui Utang
Pinjaman jangka panjang dari luar (debt financing) merupakan komponen utama dari perencanaan jangka panjang yang banyak dilakukan oleh perusahaan. Dua sumber utama dana ini adalah utang jangka panjang dan penjualan obligasi perusahaan.
§  Utang Jangka Panjang
Perbedaan utang jangka panjang dan utang jangka pendek terletak pada jangka waktu pengembalian utang. Waktu pengembalian utang jangka panjang adalah lebih dari satu tahun. pada umumnya perusahaan memperoleh utang jangka panjang dari bank. Tetapi, pada negara dengan sistem keuangan yang telah maju, perusahaan dapat pula memperolehnya dari lembaga keuangan lain seperti lembaga pembiayaan, perusahaan asuransi maupun dana pensiun. Karena keterikatan dana yang lebih lama daripada utang jangka pendek, pada umumnya tingkat bunga yang disyaratkan pun lebih tinggi.
            Alternatif pinjaman jangka panjang lebih disukai daripada obligasi karena pilihan ini tidak menyarankan adanya keterbukaan informasi keuangan perusahaan kepada publik. Sedangkan kelemahannya, adanya kebutuhan dana jangka panjang yang besar menyebabkan sifat terpenuhi oleh lembaga keuangan yang ada (keterbatasan kemampuan lembaga keuangan untuk memasok dana dalam jumlahh besar)
Tingkat bunga yang dinegosiasikan antara peminjam dan prime rate, yaitu tingkat bunga bank yang diberlakukan bagi nasabah besar terpercaya.

§  Obligasi Perusahaan
Obligasi adalah surat berharga yang diterbitkan perusahaan, yang menyatakan kesanggupan membayar sejumlah uang tertentu kepada pemegang surat berharga pada waktu tertentu. Selama waktu kontrak atau masa berlakunya obligasi, perusahaan penerbit harus membayar bunga per periode (tahun atau semi tahunan) sesuai dengan tingkat bunga yang tertera pada obligasi. Jangka waktu kontrak pada umumnya cukup panjang, misalnya 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun atau bahkan 30 tahun. Termin dari obligasi ini berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dalam kaitannya dengan masa berlaku, tingkat bunga, masa jatuh tempo dan jaminan yang terkait pada obligasi tersebut. Obligasi merupakan pilihan yang tepat bagi perusahaan yang membutuhkan dana dalam jumlah besar. Dengan menerbitkan obligasi, perusahaan memiliki akses sumber dana dari banyak pihak ketiga, termasuk publik. Tetapi, biaya untuk menerbitkan obligasi juga besar disamping prosedur yang harus dipenuhi cukup rumit. Tingkat bunga yang dibayarkan juga akan lebih tinggi bagi perusahaan yang kurang populer. Terkait dengan obligasi, terdapat sistem rating atau peringkat bagi penerbit obligasi yang nilainyatergantung pada kredibilitas perusahaan bersangkutan. Perusahaan dengan kredibilitas tinggi akan mendapat peringkat tinggi, sehingga tingkat bunga yang dibayarkan lebih rendah daripada perusahaan dengan peringkat rendah.
b.    Pembiayaan dengan Modal Sendiri (Equity Financing)
Pembiayaan dengan modal sendiri terkait dengam modal pemilik, penggunaan laba ditahan dan saham biasa dalam rangka memperoleh dana bagi pemenuhan kebutuhan pengeluaran jangka panjang.
§  Saham Biasa ( Common Stock)
              Saham dalah bukti kepemilikan suatu perusahaan. Saham biasa adalah surat berharga yang memberikan hak suara kepada pemilik serta merupakan penerima hak terakhir atas aset perusahaan setelah pemegang obligasi dan saham preferen. Saham preferen adalah saham yang menjamin pembayaran deviden tetap kepada pemilik tetap tanpa hak suara. Pemegang saham preferen merupakan penerima hak yang lebih dahulu atas aset daripada pemegang saham biasa.
              Dividen adalah bagian laba yang dibagikan kepada paa pemegang saham, baik pemegang saham biasa maupun pemegang saham preferen. Perusahaan dapat memperoleh dana untuk pengeluaran jangka panjangnya melalui penerbitan saham biasa. Ketika perusahaan pertama kali menerbitkan saham biasa pada pasar perdana disebut sebagai Initial Public Offering (IPO). Prosedur yang harus dilalui untuk dapat melakukan IPO cukup panjang dan rumit. Perusahaan harus menentukan terlebih dahulu lembaga keuangan yang akan menjadi penjamin emisi (penerbit) saham ini. Dari negosiasi dengan penjamin emisi, perusahaan dapat menentukan berapa harga saham yang layak untuk dipasarkan, serta berapa banyak lembar saham yang harus diterbitkan untuk dapat memenuhi dana jangka panjang yang dibutuhkan. Untuk menerbitkan saham, harus dikeluarkan biaya yang cukup besar. Selain itu, setelah menerbitkan saham, perusahaan harus menyisipkan sebagian laba yang diperoleh tiap periode untuk keperluan dividen bagi para pemilik saham biasa.
§  Laba Ditahan
              Alternatif lain untuk pembiayaan modal sendiri adalah laba ditahan, yakni bagian laba yang tidak dibagikan kepada pemegang saham. Dengan menggunakan laba ditahan berarti perusahaan tidak perlu meminjam uang dan membayar bunga,

c.   Pembiayaan dengan Obligasi yang dapat Dikonversi (Convertible Bond)
Convertible bond adalah penerbit obligasi perusahaan yang pengandung pilihan bagi pemegangnya, sehingga setelah jangka waktu tertentu dan dipenuhinya syarat tertentu dapan dikonversikan menjadi saham biasa.
§  Kesimpulan pemilihan alternatif pembiayaan perusahaan:
              Prinsip yang penting dalam pemilihan pembiayaan perusahaan adalah kecocokan (matching) antara sifat kebutuhan dan jenis pembiayaan. Kebutuhan investasi jangka pendek harus dipenuhi dengan pembiayaan jangka pendek. Jadi, investasi untuk persediaan barang, piutang yang sifatnya jangka pendek, sebaiknya dipenuhi oleh utang dagang, utang bank jangka pendek dan sebagainya. Sedangkan investasi jangka panjang, harus dipenuhi oleh alternatif pembiayaan jangka panjang seperti utang bank jangka panjang, obligasi, penerbitan saham, maupun pemakaian laba ditahan. Ketidakmampuan manajer keuangan untuk mengelola keseimbangan anatar sifat investasi dan alternatif pembiayaan akan berdampak besar pada kelangsungan usaha. pilihan terhadap jenis pembiayaan memilki konsekuensi yang menyangkut biaya, ketertarikan waktu dan pengguna. Pilihan keseimbangan antara pengguna utang dengan modal sendiri disebut struktur permodalan (capital structure) perusahaan.
              Disinilah peran penting perencanaan keuangan perusahaan, karena menyangkut aspek pengeluaran/investasi maupun alternatif pendanaan yang akan digunakan. Dengan perencanaan yang akurat pada kedua sisi akan dapat dihindari kesalahan dalam mengeloa keduanya.

Referensi:
7.  M. Fuad, Chrisine H, Nurlela, Sugiarto, Paulus YEF, Pengantar Bisnis, Gramedia, Jakarta, 2000

5 komentar:

  1. Hello Am Mrs, Morgan debra Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
    pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
    $ 12.000 untuk $ 7.000.000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
    Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu
    membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: morgandebra1986@gmail.com
    Tuhan Memberkatimu.
    Salam,
    Mrs Morgan debra
    Email: morgandebra1986@gmail.com


    Catatan: Semua balasan harus kirim ke: morgandebra1986@gmail.com

    BalasHapus
  2. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Mia.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 JUTA) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com dan miss Sety yang saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia dia juga mendapat pinjaman dari Ibu Cynthia baru Anda juga dapat menghubungi dia melalui email nya: arissetymin@gmail.com Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.

    BalasHapus
  3. Aku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman reliabl yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.

    BalasHapus
  4. Syukur kepada Allah yang maha kuasa untuk memberi saya kesempatan ini untuk berbagi kesaksian saya, saya Mrs. Indriaty Manirjo, yang Anda cari pinjaman? Saya ingin membawa ini ke semua pemberitahuan pinjaman untuk berhati-hati, karena begitu banyak perusahaan pinjaman palsu di internet. Saya telah menjadi korban dari sebuah perusahaan pinjaman palsu 4, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan pinjaman palsu yang saya kemudian mengetahui mereka adalah scam. Pada proses yang saya ditangkap oleh orang-orang yang saya berhutang kepada karena saya tidak bisa bertemu untuk kali saya berjanji untuk membayar dan saya ditangkap. Aku baru saja keluar dari penjara, ketika saya bertemu dengan seorang teman yang intoroduce saya untuk pemberi pinjaman kredit karena dia meyakinkan saya bahwa dia mendapat yang pinjaman dari dia yang MAGRETSPENCERLOANCOMPANY, jadi saya tidak punya pilihan untuk memberikan cobaan karena saya harus bertemu dengan standar hidup dan membayar utang saya dan memulai bisnis baru. Jadi saya mendapat pinjaman saya dari MAGRETSPENCERLOANCOMPANY tanpa stres, itulah alasan saya memutuskan untuk membagikan kesaksian saya kepada orang-orang yang membutuhkan pinjaman, sehingga mereka tidak akan jatuh di tangan pemberi pinjaman kredit palsu. Jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak MAGRETSPENCERLOANCOMPANY. menghubungi mereka melalui email:. magretspencerloancompany@gmail.com,. Anda masih bisa menghubungi saya melalui email saya untuk informasi lebih lanjut tentang indriatymanirjo010@gmail.com. Tuhan membantu Anda dan sangat berhati-hati.

    BalasHapus

  5. Tuan Nyonya
    Terutama di seluruh dunia, Anda perlu pinjaman uang antar individu untuk mengatasi kesulitan keuangan akhirnya memecahkan kebuntuan diprovokasi oleh bank, oleh penolakan file aplikasi pinjaman Anda. Kami adalah jaringan ahli keuangan swasta mampu membuat pinjaman untuk jumlah yang Anda butuhkan dan dengan kondisi yang membuat hidup Anda lebih mudah. Kami dapat membantu Anda dalam bidang berikut:
    Keuangan *
    * Home Loan
    * Investasi Pinjaman
    * Auto Pinjaman
    * Konsolidasi hutang
    * Line of Credit
    * Kedua Mortgage
    * Akuisisi kreditan
    Anda terjebak, Bank dilarang dan Anda tidak mendapatkan manfaat dari bank atau Anda lebih baik memiliki sebuah proyek dan membutuhkan pembiayaan, kredit buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, uang untuk berinvestasi pada bisnis. Sementara kami siap melayani anda untuk aplikasi pinjaman pribadi Anda dari € 500 sampai € 10 juta untuk masing-masing tertentu dapat membayar tingkat bunga 1,5%. Kami berada dalam posisi untuk memenuhi peminjam kami dalam waktu 12 jam sejak diterimanya permohonan mereka.
    Silahkan hubungi kami untuk lebih jelasnya;
    dangotegrouploandepartment@gmail.com

    BalasHapus